Jumat, 02 Mei 2014

Contoh Laporan Study Tour

Kata Pengantar
     Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan segala Rahmat dan KaruniaNya, kami diberi kesempatan untuk menyelesaikan laporan tentang”STUDY TOUR KE MASJID BAYAN BELEQ DAN PETERNAKAN”ini.Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada guru pembimbing dan teman-teman yang telah memberi dukungan dalam menyelesaikan laporan ini dengan baik.
          Laporan tentang “STUDY TOUR KE MASJID BAYAN BELEQ DAN PETERNAKAN” ini disusun sebagai bentuk proses belajar mengembangkan kemampuan siswa. Kami menyadari dalam pembuatan laporan ini masih banyak kekurangan dan kesalahan,oleh karena itu kami mengharap kritik dan saran yang membangun demi perbaikan kami di masa yang akan datang.
          Kami berharap semoga dengan selesainya makalah ini,dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman, khususnya dalam memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan tentang” STUDY TOUR KE MASJID BAYAN BELEQ DAN PETERNAKAN”.
          Atas perhatian dan kerja sama teman-teman beserta  para  pembimbing kami ucapkan terima kasih.


                                                                                    Mataram, 2 Januari 2013


                                                                             Penyusun


Pendahuluan
        Lombok adalah salah satu pulau di NTB yang beribu kota di Mataram. Pulau Lombok berada diantara Pulau Bali dan Pulau Sumbawa.
        Pulau Lombok memiliki banyak daerah pariwisata dan masih kental dengan adat – adatnya seperti gendang beleq, tari gandrung, kasidah, dan masih banyak lagi.
        Ada salah satu desa di Lombok yang sangat kental dengan adat yaitu Desa Sade. Di desa sade, lantainya masih menggunakan tanah yang dicampur dengan kotoran sapi, atapnya dari jerami, dan masih banyak keunikan lainnya. Desa ini terletak di Lombok Tengah.
        Di  Lombok memiliki pantai yang sangat indah, yaitu Pantai senggigi, Pantai kuta, Pantai mawun, Pantai pink, Pantai surga, Pantai sundancer, dan masih banyak lagi.
Di sekitar pulau Lombok banyak terdapat gili-gili antara lain Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, Gili Kondo, Gili Nanggu, Gili Lampu, Gili Gede, dan masih banyak lagi.
         Pulau Lombok bermayoritas agama islam dan dijuluki dengan “Pulau 1000 Masjid” karena memang tidak sulit mencari masjid dan mushola disini. Pulau Lombok juga memproduksi mutiara.



* 

Masjid Kuno Bayan Beleq

Sesuai dengan namanya, Masjid Kuno Bayan Beleq terletak di kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara tepatnya berada di perbatasan antara Lombok Utara dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Nama “Beleq” di masjid ini berarti “makam besar”. Ada sejumlah makam yang berada di kompleks masjid yaitu Gaus Abdul Rozak yang diyakini sebagai penyebar agama Islam pertama di kawasan ini. Juga ada gubuk kecil di sebelah belakang kanan dan depan kiri masjid yang merupakan makam tokoh-tokoh agama yang ikut turun tangan pembangunan dan mengurusi masjid ini sejak awal.

Masjid ini sangat sederhana, dindingnya berasal dari anyaman bambu dan beralaskan tanah liat yang dikeraskan dan dilapisi dengan anyaman tikar bambu. Atapnya terbuat dari bilah-bilah bambu. Pondasi masjid ini menggunakan batu kali tanpa semen.



Walaupun sederhana, masjid ini istimewa, karena merupakan masjid pertama yang berdiri di pulau Lombok. Selain itu, masjid yang telah berusia lebih dari Masjid ini diperkirakan dibangun sekitar 500 tahun yang lalu, tak seorang pun tahu siapa yang membangun masjid ini.  Beberapa sumber menyebutkan, Masjid Kuno Bayan dibangun sekitar abad ke 16 M. Ceritanya, Sunan Giri dari Gresik menyebarkan agama Islam ke Pulau Lombok.Ketika sampai di Desa Bayan, Sunan diterima oleh Raja Bayan yang bergelar Datu Bayan, kemudian Sunan diberi sebidang tanah untuk mendirikan masjid. Tak ada kejelasan, apakah masjid ini dibangun langsung oleh Sunan Giri, atau oleh tokoh lain yang datang kemudian menggantikan posisinya .
            Menurut sumber lain, yang menyebarkan Islam ke tanah Lombok adalah Sunan Prapen, bukan Sunan Giri. Sunan Prapen dikenal juga dengan nama Pangeran Senopati, dan merupakan cucu Sunan Giri. Jika data sejarah ini yang benar, maka Masjid Kuno Bayan jelas tidak mungkin dibangun oleh Sunan Giri.Memang ada perbedaan data sejarah, tapi semuanya sepakat bahwa masjid ini telah berusia sangat tua.
 Saat ini, Masjid Bayan Beleq tidak lagi digunakan oleh masyarakat sekitar, kecuali pada perayaan hari-hari besar tertentu, pada perayaan Idul Fitri, masjid ini tidak hanya menggelar sholat berjamaah namun 3 hari setelah itu diselenggarakan perayaan Lebaran Adat Tinggi. Menurut masyarakat setempat, perayaan ini digunakan untuk menopang dan memperkuat Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan pada perayaan lebaran Adat Tinggi ini disebut dengan Serah Ancak. Ancak adalah tempat membawa makanan yang berbentuk segi empat dan terbuat dari anyaman bambu dilapisi daun pisang. Diatas daun pisang inilah terdapat makanan dan lauk pauk seperti urap, sate, ikan, daging ayam, daging kambing dan lain-lain. Masing-masing bahan yang diletakkan di Ancak merupakan sumbangan dari warga desa secara sukarela. Memasaknya pun dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat Bayan. Konon, dengan menyantap makanan Ancak ini, maka apapun yang kita inginkan akan berhasil.

 Disamping bengunan masjid terdapat makam yang dikeramatkan oleh penduduk setempat, makam-makam tersebut adalah makam Pelawangan, makam Karangsalah, makam Anyar, makam Reak, makam Titi Mas Penghulu, dan makan Sesait.




 



Di Desa Bayan dikenal adanya Aliran Wetu Telu (Waktu Tiga).Terjadi perbedaan tentang interpretasi Wetu Telu.Ada yang berpendapat bahwa Wetu Telu adalah tiga hari besar berkumpulnya umat Islam yaitu pada saat shalat Jumat, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.Ada juga yang berpendapat Wetu Telu adalah tiga waktu shalat yakni Maghrib, Isya dan Subuh.Perbedaaan tersebut tidak menjadi pertentangan di kalangan masyarakat Bayan.Wetu Telu muncul akibat penyebaran agama Islam yang tidak tuntas karena penyebar agama Islam saat itu berpindah ke Lombok Timur.





*  Peternakan di Desa Akar Akar
Peternakan ini terletak di Lombok Utara. Daerah ini masih sangat asri, tetapi disini juga termasuk daerah yang kering. Pemilik peternakan ini masih melakukan uji coba dengan menanam berbagai jenis sayuran seperti singkong.
Pemilik peternakan juga bilang bahwa daerah ini mempunyai potensi yang luar biasa yang harus dikembangkan. Disini terdapat sapi, kambing, dan ayam sebagai hewan ternak.
Disini sudah memiliki sumur pompa yang berfungsi seperti hujan. Airnya yang keluar bisa mencapai 20 meter.  Air yang keluar sudah bersih, jadi bisa langsung dipakai minum. Luas peternakan ini mencapai 2 ha. Tetapi petani juga harus pintar memanfaatkan hujan.
Sumur Pompa ini sudah diteliti selama 7 tahun. Daerah ini pernah dilewati raja Bali saat ia sedang dikejar-kejar raja majapahit maka dari itu daerah ini disebut Arungan Bali.




















Penutup
Atas berkat rahmat Allah SWT yang telah memberikan hidayah dan inayah-Nya kapada kita semua sehinngga kami dapat menyalesaikan tugas dan kewajiban kami dalam membuat laporan study tour dengan selamat tidak ada suatu halangan apapun sehingga kami dapat menyusun laporan ini dengan baik.
            Dan kami mengucapkan semoga laporan ini dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi para pembaca.Saya juga tidak lupa minta saran-saran dan kritikan yang bersifat membangun sebulum dan sesudahnya saya sebagai penyusun laporan ini mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu didalam menyusun laporan ini.
            Saya sebagai penyusun tidak lupa minta maaf kepada para pembaca apabila didalam menyusun dan menulis laporan ini melakukan kesalahan-kesalahan.Dan apabila didalam menyusun laporan ini di dalamnya ada kata-kata yang kurang berkenan di hati para pembaca, sekali lagi kami minta maaf yang sebesar-besarnya.

A. Kesimpulan
            Setelah kami melaksanakan praktek atau karya wisata ke masjid bayan beleq dan peternakan, berdasarkan data-data dan keterangan serta pengalaman yang kami peroleh maka, kami dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut :
1.       Daya tampung sejarah masjid bayan beleq dibuka sebagai tempat pariwisata,
2.      agar masyarakat mengetahui pentingnya sejarah  perjuangan bangsa.
3.      Dengan adanya ungkapan yang bersih, teratur, rapi, panorama yang demikian ini akan menjadikan orang ingin menikmatinya dengan nyaman.
4.      Terdapat wisatawan manca negara dan domestik dapat menikmati keindahan obyek di Lombok
5.      Obyek wisata di Lombok memang semuanya bersih, indah, rapi, sehingga
6.      pengunjung merasa puas.



B.   Saran-saran
Karena keperluan kami dalam hal ini. Penyusun laporan dalam pelaksanaan karya wisata ini hanya sedikit saran-saran yang menyangkut yang dapat mendorong dan berguna bagi daerah Lombok dan sekitarnya yang telah dikunjungi bersama rombongan kelas akselerasi khususnya. Berdasarkan hasil penelitian yang saya jalankan selama mengikuti study tour berlangsung maka kami mengajuka saran-saran sebagai berikut :
            1. Pengunjung hendaknya mendapatkan pelayana yang menyenangkan, oleh karana itu setiap obyek hendaknya diucapkan yang bersifat untuk dipamerkan pemeliharaan juga penting dilakukan sehingga tidak mengecewakan pengunjung.
         2. Obyek-obyek itu di perbaharui atau di tingkatkan lebih menarik perhatian para pengunjung dan menarik bagi wismassehingga dapat menambah penghasilan dan devisa Negara.
            3. Obyek-obyek yang sifatnya sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesina hendaknya dijaga kemurnian dan kebersihan lingkungan.
            Demikian harapan dansaran-saran dari saya sehingga dapat berkenan dihati para pembaca dan mendapat perhatian dari beberapa pihak. Jadi, janganlah bosan-bosan membaca buku-buku pelajaran, pengetahuan ataupun karya tulis ini, dan penulis mengharap karya tulis ini dapat bermanfaat atau berguna bagi kalian semua, dan semuanya dan semuanya belajarlah yang rajin agar tercapai cita-citanya., karena kita semua masih tahap belajar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

hello guys, kalo mau comment, commentnya mengggunakan bahasa yang sopan ya atau dikosongkan kalau tidak mau menampilkan pesan. thanks you